Belajar dari Peristiwa Yesus Mencelikkan Seorang yang Buta Sejak Lahir (Yoh 9:1-25)
Adalah sebuah ironi, banyak orang yang matanya melek tapi hatinya buta. Demikianlah yang terjadi dengan orang Farisi dalam Yohanes 9:1-25. Betapa tidak, mereka tidak dapat mengenali Yesus sebagai Mesias, sementara mereka tahu bahwa Yesus telah mencelikkan mata seorang yang buta sejak lahir. Sebuah mujizat yang belum pernah terjadi bahkan dari jaman Perjanjian Lama.
Mengapa hal ini terjadi? Menurut saya karena dua hal. Pertama, karena mereka begitu terkungkung oleh pemahaman mereka tentang Taurat, bahwa tak mungkin yang dari Allah melanggar peraturan Sabat. Tanpa sadar mereka membatasi Allah, bahwa Allah pun tak boleh melampaui hukum Taurat. Bagi mereka, manusia harus tunduk dibawah peraturan hukum taurat, dan tanpa sadar, Allah pun juga harus tunduk di bawah hukum Taurat. Yesus menentang hal ini, dan menyatakan bahwa hukum Taurat dibuat untuk manusia, dan bahwa inti dari prinsip utamanya yang harus dijaga, yaitu mengasihi Allah dan mengasihi manusia.
Kedua, menurut saya penolakan mereka terhadap Yesus terjadi karena, mereka pada dasarnya sudah menolak dan membenci Yesus. Menyembuhkan orang buta ini bukanlah mujizat pertama yang dibuat oleh Yesus. Tetapi mereka tidak dapat menerima klaim-klaim keilahian Yesus, sekalipun mereka tahu bahwa klaim-klaim kemesiasan Yesus klop dengan nubuatan para nabi. Mereka marah karena Yesus justru mengkritik kebebalan, kemunafikan, dan ketidakadilan dalam praktik hidup keagaamaan mereka. Benarlah perkataan Abraham dalam Luk16:31 "Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati."
Yesus adalah Terang Dunia. Dia datang bukan hanya untuk mencelikkan mata Si Buta, tetapi lebih daripada itu, agar hatinya pun dicelikkan untuk mengenal Sang Juruselamat. Menarik untuk menyimak percakapan Yesus dengan orang itu selanjutnya:
Joh 9:35 Yesus mendengar bahwa ia telah diusir ke luar oleh mereka. Kemudian Ia bertemu dengan dia dan berkata: "Percayakah engkau kepada Anak Manusia?"
Joh 9:36 Jawabnya: "Siapakah Dia, Tuhan? Supaya aku percaya kepada-Nya."
Joh 9:37 Kata Yesus kepadanya: "Engkau bukan saja melihat Dia; tetapi Dia yang sedang berkata-kata dengan engkau, Dialah itu!"
Joh 9:38 Katanya: "Aku percaya, Tuhan!" Lalu ia sujud menyembah-Nya.
Joh 9:39 Kata Yesus: "Aku datang ke dalam dunia untuk menghakimi, supaya barangsiapa yang tidak melihat, dapat melihat, dan supaya barangsiapa yang dapat melihat, menjadi buta."
Joh 9:36 Jawabnya: "Siapakah Dia, Tuhan? Supaya aku percaya kepada-Nya."
Joh 9:37 Kata Yesus kepadanya: "Engkau bukan saja melihat Dia; tetapi Dia yang sedang berkata-kata dengan engkau, Dialah itu!"
Joh 9:38 Katanya: "Aku percaya, Tuhan!" Lalu ia sujud menyembah-Nya.
Joh 9:39 Kata Yesus: "Aku datang ke dalam dunia untuk menghakimi, supaya barangsiapa yang tidak melihat, dapat melihat, dan supaya barangsiapa yang dapat melihat, menjadi buta."
Semoga kita yang tadinya tidak mengenal Yesus, kini dapat mengenal Yesus dengan benar. Semoga kita tidak menjadi orang yang dapat membaca kisah-kisah Yesus, namun tetap buta, bahkan enggan mengenal Dia.(HT)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.